Di era modernisasi ini, seharusnya remaja dapat bersikap bijaksana dalam menyikapi perkembangan teknologi dan komunikasi, seperti android yang mungkin tidak asing lagi bagi kalangan remaja. Adapun kelebihan dari perkembangan teknologi dan komunikasi, diantaranya: kemajuan ilmu pengetahuan semakin pesat, proses komunikasi semakin mudah dan canggih, kita dapat mengakses berita terbaru lebih cepat, proses pengiriman barang dan jasa juga semakin cepat, ceramah dari penceramah terkenal dapat kita akses melalui youtube, serta menambahkan wawasan dan pengetahuan.
Setiap kelebihan pasti ada kelemahan. Adapun kelemahan dari perkembangan tekonologi dan komunikasi, diantaranya: seseorang lebih bersikap individual, kurang peduli dengan kondisi sekitarnya, sopan santun mulai menurun, anak-anak kehilangan masa bermain mereka yang seharusnya mereka nikmati bersama teman sebayanya, internet disalahgunakan misalnya untuk penipuan serta tindakan kriminal lainnya.
Remaja sebagai generasi penerus bangsa akhir-akhir ini bila diikuti berita-berita dari berbagai media massa elektronik dan cetak maupun yang disaksikan secara langsung, maka kita memperoleh kesan hampir setiap hari dijumpai kabar yang kurang mengenakkan. Misalnya, berita di media elektronik maupun media cetak, dan berita-berita kriminalitas lainnya. Berita-berita tersebut antara lain mengenai narkoba, pemerkosaan, pembunuhan, perampokan, perzinaan, perkelahian, meminum minuman keras, pelecehan seksual, dan sebagainya.
Remaja adalah masa memasuki puberitas, masa puberitas tersebut dialami oleh mereka sebagai permulaan timbulnya kegoncangan bathin yang sangat memerlukan tempat perlindungan jiwa yang mampu memberikan pengarahan positif dalam perkembangan hidup selanjutnya. Kegoncangan kejiwaan tersebut laksana topan badai yang yang menghempas segala yang ada di sekitarnya.
Untuk mengarahkan remaja ke hal-hal yang positif, peranan pendidikan dan bimbingan agama sangat penting. Pendidikan dan bimbingan agama yang paling ideal bagi remaja adalah dengan memperhatikan remaja sebagai bagian dari keluarga, lingkungan sekolah,, lingkungan masyarakat dan makhluk religius (beragama). Walaupun sebenarnya pendidikan dan bimbingan agama ini telah dimulai sejak kecil namun pada usia remaja hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius.
Remaja Mesjid merupakan suatu sarana untuk mempererat silaturahim baik dalam pergaulan sesama remaja dan juga pergaulan pada masyarakat. Ikatan remaja mesjid pada umumnya memiliki banyak peranan yang diperankan oleh remaja-remaja yang peduli dan aktif terhadap situasi dan kondisi masyarakat dilingkungannya khususnya tentang masalah keagamaan, dalam bentuk pembinaan akhlak remaja.
Untuk mewujudkan hal tersebut, selain melalui pendidikan dan bimbingan formal di sekolah, salah satu wadah yang paling tepat pula untuk dijadikan pembentuk akhlak remaja adalah melalui remaja mesjid. Sebab mesjid sebenarnya merupakan tempat mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam, baik yang berhubungan dengan ibadah ritual (menyembah Allah). Maupun ibadah melalui kegiatan masyarakat atau dalam pengertian bahwa mesjid merupakan sarana kegiatan ibadah dengan khlas dalam mencapai ridha Allah Swt. Di samping itu, mesjid juga merupakan wadah kegiatan dakwah, sosial, mengaji, diskusi, musyawarah, dan kegiatan yang bersifat akhlak keagamaan lainnya yang dapat mendorong dan mendukung keutamaan dan kemajuan ummat.
Masa depan suatu bangsa terletak di tangan para remaja dan pemudanya, sebab merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa. Oleh karena itu para remaja perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tuntunan zaman baik ilmu pengetahuan yang diberikan di pendidikan formal seperti di bangku sekolah maupun perguruan tinggi, dan ilmu pengetahuan yang diberikan di pendidikan non formal seperti dengan memberikan pendidikan atau pembinaan para remaja melalui pemberdayaan remaja masjid.
Kegiatan keagamaan dalam penerapannya sebagai tindak lanjut untuk mengubah sikap remaja, keikut sertaan remaja misalnya dalam memperingati hari-hari besar adalah kesempatan yang baik dalam mengaktifkan remaja dalam kegiatan islam. Karena generasi penerus harus sedapat mungkin berahlak mulia dan menciptakan kondisi yang baik bagi lingkungannya.
Dalam mengantisipasi masuknya budaya yang menjadi imbas apa yang mereka dengar, lihat dan saksikan dari pola hidup masyarakat disekelilingnya, seperti tayangan televisi dan siaran radio serta media-media cetak maupun eiekteronik lainnya. Maka ikatan remaja masjid, serta orang tua, untuk menuntun^ mereka kearah yang benar, berilmu pengetahuan, beijiwa sosial, berakhlak mulia, berkepribadian muslim sesuai dengan aturan Agama Islam yang mereka anut dengan mengadakan pengajian rutin dan tausiah.
Nama : Rahmat Mulia
Asal Kampus : IAIN Langsa
NIM : 4022018066
Fakultas/Prodi : FEBI/Ekonomi Syariah
Semester/Unit : 8/2
