Takengon – Mahasiswa semester 1 Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Takengon menggelar bazar makanan khas Gayo pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan makanan tradisional Gayo kepada warga kampus sekaligus memberikan pengalaman berwirausaha kepada mahasiswa sejak awal perkuliahan.
Dalam bazar tersebut, mahasiswa menyediakan berbagai makanan khas Gayo yang ditata di stan masing-masing. Meja bazar dihias menggunakan kain bermotif tradisional sehingga terlihat menarik. Pengunjung yang datang dapat melihat berbagai makanan yang ditawarkan serta mengenal lebih dekat kuliner khas daerah Gayo.
Andi, mahasiswa Ekonomi Syariah mengatakan, bazar ini bermanfaat untuk mengenalkan makanan tradisional kepada mahasiswa agar lebih memahami masakan khas dan budaya daerahnya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena mahasiswa bisa mengenal berbagai makanan khas Gayo sekaligus belajar menjaga dan melestarikan budaya daerah,” ujarnya.
Selain mengenal makanan tradisional, kegiatan bazar ini juga memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam belajar berwirausaha. Mereka dapat belajar menyiapkan produk, menawarkan makanan kepada pengunjung, serta bekerja sama dengan teman-teman dalam menjalankan kegiatan bazar.
Bazar makanan khas Gayo ini tidak hanya kegiatan jual beli, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin mengenal identitas budaya daerah dan ikut menjaga keberadaan kuliner tradisional agar tidak terlupakan.
Dengan adanya bazar ini, mahasiswa semester 1 Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Takengon diharapkan memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru di luar kelas, khususnya dalam mengenal kuliner tradisional, melestarikan budaya Gayo, serta mengembangkan kreativitas dan kemampuan berwirausaha.[]
Reporter: Daria
