SEMA IAIN Takengon Gelar Webinar “Palestina Terluka, Kita Bisa Apa?”

Takengon – Lembaga Senat Mahasiswa (SEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan bebinar Ke-Palestinaan dengan tema “Palestina Terluka, Kita Bisa Apa?”, Menggunanan platform aplikasi zoom berpusat di Aula Biro IAIN Takengon, Jum’at (21/5 / 2021)

Webinar Ke-Palestinaan tersebut menghadirkan Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh Tengah, Rachmat Jayadikarta SE., Sebagai pemateri dan dibuka langsung oleh Dr. Almusanna, M.Ag selaku Plt. Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerjasama IAIN Takengon.

Webinar mengenai Negara Palestina diharapkan dapat memberi pencerahan kepada masyarakat Aceh pada khususnya dan Indonesia pada umunya, bahwa Palestina sedang tidak baik-baik saja.

Aida Munawarah selaku Ketua Senat Mahasiswa IAIN Takengon menuturkan acara tersebut lahir dari informasi dan kepedulian kami terhadap saudara-saudara di Palestina.

“Bukankah Cukup menjadi manusia untuk membantu Palestina? Karena kejahatan Zionis Israel ini bukan hanya perihal agama namun juga merupakan pelanggaran HAM dan melanggar hak konstitusi bernegara,” tutur Aida

Peserta yang mengikuti webinar tersebut tidak hanya dari dataran tinggi tanah Gayo bahkan, ada yang berasal dari luar Aceh, seperti Bandung, Pontianak, Makassar, Palembang, hingga ada peserta yang berasal dari negara tetangga yakni Malaysia.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Takengon, Edi Suwardi turut menyatakan sikap melakukan penggalangan dana untuk Rakyat Palestina. Pihaknya berharap kepada peserta untuk menginfakkan sebagian hartanya membantu rakyat Palestina.

“Untuk info lebih lanjut mengenai open donation ini, maka dapat langsung menghubungi DEMA IAIN Takengon melalui direct message ke Instagram resmi DEMA IAIN Takengon: @ demaiaintakengon2021 atau melalui facebook DEMA IAIN Takengon: dema iain takengon,” pintanya

Dalam sambutannya Dr. Al Musanna, M. Ag. memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut karena menurutnya acara tersebut bahagian kecil dari jihad untuk Palestina.

“Semoga usaha kecil ini bisa mengubah pola pikir masyarakat untuk menunjukkan keberpihakannya kepada Palestina. Hanya orang yang buta mata dan hatinya yang tidak melihat dan tidak merasa iba dengan penderi rakyat Palestina, “terang Al Musanna.

Laporan: Citra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *