Oleh:
Robi Sugara
Termenungkah kita saat Negeri Palestina jatuh merobek tanah
Menangiskah kita ketika para syuhada tubuhnya menjadi abu
Anak- anak kecil menukik bersimbah darah
Air mata bocah di atas tubuh ayahnya yang kaku
Palestina
Hari Rayamu kini berselimut duka
Saat dunia bergembira menyambutnya
Bocah-bocah itu menjadi serdadu
Menghadang bom dengan sebongkah batu
Maafkan aku saudara ku
Jasad inu belum mampu menapak ditanah mulia itu
Meski doa selalu ku panjat pada-Nya
Untuk jiwa-jiwa yang diselimuti syahid
Entah bagaimana hari esok
Entah sampai kapan terikan menjadi hening
Palestina ku akan selalu kurangkul dalam tasbih dan doa
Agar tangis mu menjadi tangis ku
Takengon, 12 Mei 2021
