Takengon – Tepat seminggu sudah menjalani Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di kampung Kenawat Lut Tawar. Selama mengabdi di kampung tersebut Mahasiswa KPM melihat turunnya minat masyarakat di Indonesia dalam dunia literasi.
“Kami berupaya untuk meningkatkan kembali dunia literasi dari hal kecil yaitu membuat dan mengaktifkan majalah dinding atau papan informasi di kampung Kenawat, dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian masyarakat khususnya anak-anak,” ucap Ismail selaku Ketua Kelompok Mahasiswa KPM di Kampung Kenawat Kecamatan Lut Tawar Kabuapten Aceh Tengah.
Hal tersebut dinyatakan Ismail pada Minggu, (9/5/2021). Ismail menambahkan akan berupaya setiap harinya menyajikan edukasi dan informasi yang dapat dibaca oleh siapapun.
“Hal ini jika dilakukan secara terus menerus maka secara tidak langsung dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan memudahkan dalam menyampaikan informasi, dibantu dengan perkembangan teknologi,” tambah Ismail.
Sementara itu meningkatnya jumlah pasien yang terinfeksi virus covid-19 di Indonesia yang didalamnya termasuk Kabupaten Aceh Tengah, perlu kiranya terus menghimbau dan memberikan edukasi tentang bahaya covid-19.
Maulidaini sebagai wakil ketua turut menuturkan bahwa Mahasiswa KPM IAIN Takengon di Kenawat memberikan edukasi dan terus menghimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan dengan membagikan masker dan memakai handsanitizer kepada anak-anak di Kampung Kenawat.
”Senang sekali melihat antusias adik-adik dengan kegiatan ini, hampir setiap hari adik-adik bermain disekitar posko KPM, dan ini kali kedua kita buat kegiatan formal bersama adik-adik di desa kenawat,” ungkap Maulida.
Reje Kampung Kenawat, Juanda mendukung program yang dilaksanakan oleh mahasiswa IAIN Takengon. Mengingat kondisi dan situasi saat covid 19 masih ada di Kabupaten yang berhawa sejuk itu tidak membuat lemahnya semangat mahasiswa dalam berkarya tetap menerapkan protokol kesehatan.
“saya sangat mendukung program mahasiswa di kampung kami. Meskipun dalam suasan covid 19, mudah-mudahan hal ini tidak meredupkan semangat mahasiswa untuk melaksanakan kuliah pengabdian masyarakat,” tutur Juanda.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan belajar sambil bermain dipandu oleh mahasiswa Jurusan Tarbiyah Kampus IAIN Takengon. Pihak pemerintah kampung setempat juga berharap program yang dilakukan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
