Mahasiswa IAIN Takengon Gelar Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di SMA Negeri 2 Takengon

Takengon  Mahasiswa IAIN Takengon dari Program Studi KPI dan PMI mengadakan kegiatan sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di SMA Negeri 2 Takengon pada pukul 08.20 WIB di aula sekolah, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi sekaligus bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat pendidikan.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya menanamkan nilai kejujuran dan sikap anti korupsi sejak dini di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Adapun materi yang disampaikan kepada para siswa meliputi bentuk-bentuk tindakan korupsi, dampak korupsi terhadap masyarakat dan negara, pentingnya pendidikan anti korupsi, nilai-nilai anti korupsi, contoh tindakan korupsi di lingkungan sekolah, serta upaya-upaya pencegahan korupsi.

Mahasiswa juga menjelaskan bahwa tindakan korupsi tidak hanya terjadi dalam lingkup pemerintahan, tetapi juga dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencontek, berbohong, tidak disiplin, hingga penyalahgunaan uang organisasi. Oleh karena itu, pendidikan anti korupsi perlu diterapkan sejak usia sekolah agar generasi muda memiliki karakter yang jujur, bertanggung jawab, dan disiplin.

Selain memberikan materi, mahasiswa KPI dan PMI juga mengajak siswa untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan pendapat mengenai cara mencegah perilaku korupsi di lingkungan sekolah. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respon positif dari para peserta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya korupsi serta menanamkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa berharap para siswa dapat menjadi generasi muda yang berani menolak segala bentuk tindakan korupsi dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, jujur, dan berintegritas.

Salah satu mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan turun lapangan ini dilakukan untuk memenuhi syarat akademik mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat sekolah.

Reporter: Rahoda Anum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *